Kamis, 13 Desember 2018 – 05:03 WIB

Peminat BBM Pertamax Menurun

Sabtu, 13 Oktober 2018 – 09:06 WIB
Peminat BBM Pertamax Menurun - JPNN.COM

Dispenser bahan bakar minyak di SPBU yang menyediakan Pertalite, Pertamax dan Premium. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAWA BARAT - Permintaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Tambelang mengalami penurunan pascakenaikan harga yang mulai diberlakukan, Rabu (10/10) lalu.

Pengawas di SPBU Tambelang, Ruly mengatakan, kenaikan harga BBM jenis Pertamax turut berdampak kepada permintaan pelanggan. Sebelum kenaikan terjadi, SPBU yang dikelolanya dalam waktu16 jam mampu menghabiskan 1.200 liter.

Namun, sejak dua hari lalu hanya mampu menghabiskan 1.150 liter.

“Selama dua hari ini, ada penyusutan penjualan Pertamax sebanyak 50 liter, mungkin ini dampak dari harga Pertamax yang naik, sehingga kendaraan roda empat memilih Pertalite,” kata Ruly, saat ditemui Radar Bekasi (grup PojokBekasi.com), Jumat (12/10).

Kenaikan harga Pertamax membuat pengendara berlaih ke Pertalite. Narawih Syah misalnya, mengaku sebelum kenaikan Pertamax, BBM untuk mobilnya menggunakan Pertamax. Namun, kini harus diisi Pertalite karena kenaikan harga Pertamax yang cukup tinggi.

“Sebenarnya dengan harga Pertamax sebelumnya, semua kendaraan dari yang mewah sampai yang biasa bisa memakainya. Kalau sekarang pemilik saya juga berpikir dua kali memakai Pertamax,” ujarnya.

Diketahui, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya Pertamax Series dan Dex Series. Dengan penyesuaian tersebut, untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax dibanderol Rp 10.400 per liter, Pertamax Turbo Rp 12.250 per liter.

Sementara itu, untuk harga Pertamina Dex juga naik menjadi Rp 11.850 per liter, Dexlite Rp 10.500 per liter, dan Biosolar Non PSO Rp 9.800 per liter. Kenaikan ini mulai diberlakukan pada Rabu (10/10) pukul 11.00 WIB, berlaku di seluruh Indonesia.(pra/rbs/pojokbekasi)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar