Pemprov DKI Bakal Pisahkan Pria dan Wanita di Angkot, PSI Bilang Begini

Hal ini menyusul adanya kasus pelecehan seksual di dalam angkot yang terjadi beberapa waktu lalu di Jakarta.
Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan pihaknya bakal mengeluarkan petunjuk teknis terkait pelaksanaan standar pelayanan minimum untuk angkot di Jakarta.
“Akan mengarahkan seluruh operator mikrotrans maupun angkot untuk penumpang wanita diprioritaskan duduk di sisi kiri sementara yang pria di sisi sebelah kanan. Sehingga akan ada pemisahan secara fisik,” kata Syafrin.
Baca Juga: Buntut Kasus Mas Bechi, Ponpes Shiddiqiyah Jombang Langsung Ditinggal Para Santri
Dengan pola tersebut, diharapkan bahwa pengemudi akan dengan mudah mengawasi dan memantau dengan posisi kaca spion yang berada di tengah. (mcr4/jpnn)
Menurut Mili, untuk upaya pencegahan pelecehan seksual, hal tersebut dinilai tidak efektif dan hanya berefek jangka pendek.
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
- Bagikan Dividen Rp 249,31 Miliar, Bank DKI Siap Melantai di Pasar Saham
- Jakarta Ramah Bersepeda, EJ Sport & Pemprov DKI Gelar Acara SilaturahRide 2025
- Hari Ini Pemprov DKI Gratiskan Tarif Transjakarta Khusus Untuk Perempuan
- Libur Lebaran Selesai, Ganjil-Genap di Jakarta Mulai Berlaku Pada Selasa
- Pemprov DKI Sebut Omzet Pedagang UMKM Naik Saat Ramadan, Turun Ketika Lebaran
- Kapolres Cianjur: Jalur Puncak Lancar Saat Angkot Tak Beroperasi