Penanggulangan Pandemi Dinilai Gagal, Cipayung Plus Sentil Kabinet

Penanggulangan Pandemi Dinilai Gagal, Cipayung Plus Sentil Kabinet
Kelompok Cipayung Plus yang terdiri dari sebelas organisasi antara lain, PB HMI, PB PMII, PP GMKI, PP PMKRI, PP HIKMABUDHI, PP KMHDI, DPP IMM, PP KAMMI, PP HIMA PERSIS, PP PII, EN LMND. Foto: Kelompok Cipayung Plus

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah dinilai gagal dalam menanggulangi pandemi Covid-19 bersama dampak yang datang mengiringinya, baik di sektor ekonomi, sosial, budaya, politik maupun pemerintahan.

Hal itu diserukan oleh Kelompok Cipayung Plus yang terdiri dari sebelas organisasi antara lain, PB HMI, PB PMII, PP GMKI, PP PMKRI, PP HIKMABUDHI, PP KMHDI, DPP IMM, PP KAMMI, PP HIMA PERSIS, PP PII, EN LMND.

Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI Jefri Gultom mengatakan pada momen Kemerdekaan ke-76 RI, presiden dengan tegas menyampaikan dalam pidatonya bahwa pandemi itu seperti kawah candradimuka yang menguji, mengajarkan, dan sekaligus mengasah.

Kondisi ini menjadikan setiap negara, khususnya Indonesia untuk siap menghadapi dan mengelolanya.

"Korupsi bansos yang menggurita, dan isu-isu lainnya adalah ironi di tengah derita rakyat yang membutuhkan pertolongan serius," ujar Jefri Gultom membacakan sikap Kelompok Cipayung Plus di Gedung Joang 45, Jakarta, Jumat (20/8).

Dia mengatakan pandemi Covid-19 yang menyerang dunia dalam setahun terakhir ini membuat keadaan tidak baik-baik saja. Benteng kesehatan dihantam sedemikian rupa.

Menyikapi penanganan Covid-19 ini, Jefri mengatakan presiden untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Kabinet Indonesia Maju.

Lebih lanjut, Jefri menyebut, hal ini mesti dievaluasi secara total dan penting untuk disuarakan sebab menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat luas.

Kelompok Cipayung Plus menilai pemerintah gagal dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News