Penasehat Ekonomi Aung San Suu Kyi Asal Australia Dijatuhi Hukuman Penjara di Myanmar

Penasehat Ekonomi Aung San Suu Kyi Asal Australia Dijatuhi Hukuman Penjara di Myanmar
Ekonom Australia Sean Turnell, dalam foto bersama istrinya Ha Vu, telah ditahan di Myanmar lebih dari 18 bulan.  (Supplied)

Para pengamat berulang kali menggambarkan kasus Sean sebagai salah satu dari contoh "diplomasi sandera", sesuatu yang dibantah oleh kedutaan Myanmar di Australia.

Selama berbulan-bulan ia ditahan di penjara Insein di Yangon, yang terkenal karena bereputasi buruk, sebelum dipindahkan ke ruang khusus peradilan militer, yang berada di dalam komplek penjara yang sama dengan Suu Kyi.

Elaine Pearson, direktur Human Rights Watch untuk cabang Asia menyerukan agar Sean dibebaskan segera.

"Penjatuhan hukuman bermotif politik terhadap warga Australia Sean Turnell adalah tindakan penyalahgunaan hukum yang kejam," katanya.

"Dia dinyatakan bersalah dalam pengadilan tertutup tanpa akses bagi bantuan hukum sama sekali."

"Penting sekali bagi pemerintah Australia untuk melakukan berbagai langkah untuk menekan junta Myanmar untuk membebaskannya segera dan memulangkannya."

Tim Harcourt, yang juga ekonom dan pengajar di University of Technology Sydney, sudah mengenal Sean selama 40 tahun.

"Dia adalah ekonom yang hebat, teman yang baik dan seorang manusia yang sudah berbuat banyak," katanya.

Sean Turnell, profesor ekonomi asal Australia, dijatuhi hukuman tiga tahun penjara di Myanmar karena dianggap sudah melanggar undang-undang kerahasiaan negara

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News