Pengacara di Bali Bantah Klaim Pemerasan Seleb Medsos Australia

Pengacara di Bali Bantah Klaim Pemerasan Seleb Medsos Australia
Pengacara di Bali Bantah Klaim Pemerasan Seleb Medsos Australia

Sejauh ini, ia telah mengumpulkan $ 150 (atau setara Rp 1,5 juta) dari target $ 39.600 (atau setara Rp 296 juta).

Hunter - yang memiliki hampir 120.000 pengikut di Instagram - mengatakan ia juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bagaimana influencer media sosial bisa menjadi target.

Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) tidak mengomentari kasus ini tetapi menegaskan bahwa pihaknya telah membantu seorang perempuan Australia yang telah ditahan di Bali.

Hal itu juga menjadi bahan diskusi politik awal bulan ini.

"Departemen Luar Negeri dan Perdagangan memberikan bantuan konsuler kepada seorang perempuan Australia yang ditahan di Indonesia (sesuai dengan Ketentuan Layanan Konsuler)," kata DFAT dalam sebuah pernyataan.

"Karena kebijakan privasi, kami tak bisa memberikan informasi lebih lanjut."

Hunter adalah warga Australia Selatan kedua yang membutuhkan bantuan DFAT di Bali pekan ini.

Nicholas Carr, yang lahir di Renmark, terekam tengah menghancurkan jendela dan menendang seorang pengendara sepeda motor pada Sabtu (10/8/2019) pagi di Pantai Kuta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News