Pengakuan Ayah dari Jasad Janin Disimpan di Pot Kos-kosan, Alamak!

Pengakuan Ayah dari Jasad Janin Disimpan di Pot Kos-kosan, Alamak!
YR saat diperiksa di Polresta Samarinda. Foto: dok Kaltim Post

jpnn.com, SAMARINDA - Kepolisian tengah menelusuri kasus penemuan jasad janin yang disimpat di dalam pot bunga di sebuah kos-kosan yang berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi, Samarinda, Rabu kemarin.

Terbaru, jajaran Polsek Samarinda Ulu telah memanggil seorang pria berinisial YR, yang mengaku sebagai ayah dari janin korban aborsi tersebut.

YR kini tengah didalami pengetahuannya dengan status sebagai saksi.

Dalam keterangan YR, dia mengaku perkenalan pertama dengan pelaku NA, mahasiswi yang sengaja mengubur janin tak berdosa itu, melalui aplikasi WeChat pada Agustus 2020 lalu.

"Sudah lama. Dari Agustus sampai 2021 bulan lima. Ya, pas sudah ketemu baru dikasih nomor WhatsApp. Jadi, kami saling kontak," kata dia.

YR yang bekerja sebagai sopir ekspedisi itu sudah melakukan hubungan suami istri dengan NA sebanyak enam kali di indekos pelaku.

Setelah itu, keduanya berpisah. Pelaku aborsi NA yang meminta putus hubungan dan selalu marah bila dihubungi YR.

"Dia (NA, red) minta putus. Dia blokir nomor WA saya. Katanya sudah punya cowok dan dia pasang foto cowok di website. Saya telepon, dia selalu marah," kata YR.

Terbaru, jajaran Polsek Samarinda Ulu telah memanggil seorang pria berinisial YR, yang mengaku sebagai ayah dari janin korban aborsi tersebut.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News