Kos-kosan Mahasiswi Mendadak Ramai, Pot Bunga Ditutup Pasir Menjadi Perhatian

Kos-kosan Mahasiswi Mendadak Ramai, Pot Bunga Ditutup Pasir Menjadi Perhatian
Evakuasi jasad janin. Foto: dok kaltim post

jpnn.com, SAMARINDA - Indekos Swadaya yang beralamat di Jalan Wolter Monginsidi Gang 2 RT 22, Kelurahan Dadi Mulya, mendadak ramai dipenuhi warga.

Kedatangan banyak warga menyusul kabar ditemukannya jasad janin di dekat pot bunga yang ditutup pasir di kamar 202, Rabu (22/9).

Diduga, jasad janin tersebut berasal dari aborsi salah satu mahasiswi penghuni kos-kosan tersebut.

Kepolisian yang mendapat laporan kejadian itu langsung melakukan penyelidikan dengan memasang garis polisi.

Tim dari Inafis Satreskrim Polres Samarinda olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) hampir satu jam.

Peralatan seperti ember merah, kantong plastik berisi minuman bersoda dengan bercak darah dan kotak berisi janin diamankan. Sedangkan jasad janin dibawa ke kamar jenazah RSUD AW Sjachranie.

Pengungkapan kasus tersebut setelah adanya laporan dari rumah sakit ke polisi perihal ada seorang perempuan mengalami pendarahan.

Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu IPTU Fahrudi menjelaskan perempuan itu mengatah kepada mahasiswi berinisial AN.

Indekos Swadaya yang beralamat di Jalan Wolter Monginsidi Gang 2 RT 22, Kelurahan Dadi Mulya, mendadak ramai dipenuhi warga.