Pengakuan Wisconsin dari Greg untuk Masa Depan Inuki

Pengakuan Wisconsin dari Greg untuk Masa Depan Inuki
Pengakuan Wisconsin dari Greg untuk Masa Depan Inuki

Isotop adalah cairan yang sangat diperlukan para dokter, yakni untuk mendeteksi kanker dalam tubuh pasien. Cairan isotop itulah yang dimasukkan dalam tubuh saat seorang pasien menjalani MRI (pencitraan resonansi magnetik). Dari cairan itu akan diketahui apakah ada kanker atau penyakit lain di dalam tubuh pasien.

Selama ini sudah banyak negara yang mampu membuat isotop. Yakni dengan cara "menabrakkan" neutron dengan uranium, dengan cara-cara tertentu. Tapi, yang memprosesnya dengan metode low-enrichment, baru Inuki yang mampu melakukannya. Negara-negara lain masih menggunakan metode high-enrichment.

Padahal, high-enrichment itu akan dilarang. Mengapa" "Karena punya potensi untuk menjadi senjata nuklir," ujar Yudiutomo, lulusan Fakultas Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada yang meraih doktor nuklir di AS.

Yudi adalah penemu metode low-enrichment. Cara ini tidak memungkinkan bisa menghasilkan senjata nuklir. Yudi menjadi sangat terkenal di masyarakat nuklir dunia karena penemuannya itu. Dia juga terkenal karena penemuan lainnya dalam sistem penyimpanan sampah nuklir.

Penemuan-penemuan itulah yang membuat perusahaan AS seperti Shine ini memilih Inuki sebagai partner strategisnya. Apalagi, seperti dikatakan Greg dalam sambutannya, Kanada akan menutup reaktor nuklirnya pada akhir 2016. Reaktor itu dianggap sudah sangat tua. Akibatnya, Kanada tidak akan bisa lagi memasok isotop untuk rumah sakit di Amerika. Padahal, keperluan isotop di AS begitu besar.

Realisasi kerja sama Shine-Inuki ini sangat ditunggu. "Pemerintah AS mengamati dari dekat kerja sama ini dan memberikan dukungan yang kuat," ujar James L Connaughton, penasihat Shine yang juga executive vice president C3 Energy.

Karena itu, proyek pertama kerja sama tersebut akan dibangun di AS. Proyek keduanya nanti di Indonesia. Shine juga setuju proyek-proyek selanjutnya di negara lain di seluruh dunia akan tetap ditangani berdua.

Isotop memang harus diproduksi di dekat penggunanya. Ia tidak bisa dikirim dari lokasi yang jauh karena kemampuan radiasi isotop akan habis "menguap" dalam waktu beberapa jam saja.

KITA tentu akan terus ingat pelajaran sekolah mengenai "benda" yang hanya terdiri atas tiga jenis: benda padat, benda cair, dan benda gas.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News