Pengamat: OTT Romi dan Direktur Krakatau Steel tak Banyak Pengaruhi Elektabilitas Jokowi

Pengamat: OTT Romi dan Direktur Krakatau Steel tak Banyak Pengaruhi Elektabilitas Jokowi
Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin. Foto: Dok. JPNN.com

"Menurut hemat saya, masyarakat biasa-biasa saja dalam melihatnya," pungkas dia.

Sebelumnya, Ketua Umum PPP Romahurmuziy terjaring OTT KPK di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (15/3/2019). PPP ialah partai pendukung Jokowi dalam pilpres 2019.

Setelah menangkap Romi, KPK menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan jual beli jabatan di Kemenag. Dalam kasus itu, Romi diduga menerima suap dari pejabat Kemenag.

Sepekan setelah penangkapan Romi, KPK kembali melakukan OTT, Jumat (22/3/2019). Kali ini, salah seorang Direktur Krakatau Steel terjaring OTT KPK. Sebagai informasi, Krakatau Steel ialah BUMN yang bergerak dibidang produksi baja.(mg10/jpnn)


Pengamat politik Ujang Komarudin menilai, rentetan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak merugikan calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) secara politik.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News