Pengawal Pribadi Kapolda Kaltara Tewas Tertembak, Mabes Polri Turunkan Tim Propam

Pengawal Pribadi Kapolda Kaltara Tewas Tertembak, Mabes Polri Turunkan Tim Propam
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. Foto: Laily Rahmawaty/Antara

jpnn.com, JAKARTA - Mabes Polri menurunkan tim dari Divisi Propam ke Kaltara terkait kasus tewasnya Brigpol HS, pengawal pribadi Kapolda Kaltara Irjen Daniel Aditya Jaya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menegaskan pengerahan Tim Propam Mabes Polri di Kaltara dalam rangka mengawasi dan memastikan proses penanganan kasus berjalan sesuai aturan.

"Tim dari Divisi Propam Mabes Polri turun dalam rangka asistensi Bidang Propam Polda Kaltara dalam rangka melakukan pengawasan dan memastikan proses penanganan kasus tersebut berjalan sesuai SOP dan aturan yang berlaku," kata jenderal bintang satu itu.

Sebelumnya, Jenderal Listyo telah memerintahkan Kapolda Kaltara Irjen Daniel Aditya Jaya untuk menggunakan scientific crime investigation dalam mengusut kasus tewaskan Brigpol HS.

Kapolri juga memerintahkan Bareskrim Polri, Puslanfor dan dokter-dokter forensik ikut mendukung sehingga hasilnya penyelidikan dan penyidikan betul-betul bisa dipertanggungjawabkan ke publik dan terutama kepada pihak keluarga Brigpol HS.

"Yang jelas sudah saya perintahkan kepada Pak Kapolda, terkait peristiwa yang terjadi betul-betul diusut secara cermat secara tuntas, manfaatkan scientific crime investigation atau CSI yang kita miliki sehingga kemudian hasil-hasilnya betul-betul bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah," tegas Jenderal Listyo.

Sebelumnya, Brigpol HS ditemukan tewas di kamar rumah dinas ajudan Polda Kaltara di Tanjung Selor, Bulungan, Jumat (22/9) sekitar pukul 13.10 WITA diduga kelalaian saat membersihkan senjata api.

Kapolda Kaltara Irjen Daniel Aditya Jaya mengatakan Brigpol HS bertugas sebagai pengawal pribadi bukan ajudannya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Budi Rachmat menegaskan Brigpol HS bukan meninggal bunuh diri.

"Bukan bunuh diri, dugaan sementara korban sementara membersihkan senjata api jadi akibat kelalaian," tegas Budi.

Almarhum Brigpol HS menjabat sebagai Banit 3 Subden 1 Den Gegana Satuan Brimob Polda Kaltar.

Jenazah Brigpol HS rencananya dikebumikan di kampung halamannya di Semarang, Jawa Tengah. (antara/jpnn)

Mabes Polri menurunkan tim Propam ke Kaltara untuk memastikan penanganan kasus tewasnya Brigpol HS berjalan sesuai SOP dan aturan yang berlaku


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News