Pengelola Persija Mesti Dorong JakMania Makin Dewasa dan Profesional

Pengelola Persija Mesti Dorong JakMania Makin Dewasa dan Profesional
Mantan manajer Persija Jakarta, Harianto Badjoeri. Foto: Dokpri for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Mantan manajer Persija Jakarta, Harianto Badjoeri meminta pengelola Persija untuk mendewasakan dan membuat tim dan JakMania profesional agar tidak mudah dikenai sanksi oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Harianto menyampaikan hal itu dalam siaran persnya, Minggu (1/11/2019) menyikapi ancaman sanksi berat dari Komisi Displin PSSI menyusul flare dan petasan oleh JakMania pada pertandingan melawan Persipura di Stadion Bung Karno, yang bertepatan dengan ulang tahun ke-91 Persija pada Kamis (28/11/2019).

Manajemen Persija, kata HB—demikian sapaan akrab Harianto Badjoeri mesti bekerja keras untuk mendewasakan tim dan pendukungnya agar meraih prestasi dan nama baik di usianya yang tidak muda lagi.

“Dengan usia yang 91 tahun, Persija seharusnya punya prestasi yang disegani di liga, sekaligus menjadi tim yang mampu menghibur khalayak,” kata HB.

JakMania, kata HB, juga harus diedukasi agar mereka tidak melakukan tindakan tidak terpuji yang bisa merugikan tim secara keseluruhan. Dengan bisa kembali bermain di Stadion Bung Karno mesti dirawat terus agar tidak kena sanksi lagi.

“Jadikan Persija sebagai tim kebanggaan dengan prestasi yang selalu mendatangkan hiburan. Jangan sampai tindakan tidak terpuji bikin malu orang Jakarta,” kata HB.

Kepada JakMania, HB yang pernah menjadi manajer Persija 4 tahun (2006-2010) berpesan kepada mereka agar selalu mendukung Persija dalam situasi apapun tetapi tidak menebar tindakan yang merusak suasana pertandingan. JakMania adalah anggota keluarga besar Persija yang kehadiran dan perannya amat penting dalam kelangsungan klub.

“Manajemen, pemain, official, pendukung, dan sponsor, saling berkait satu sama lainnya untuk mengangkat prestasi,” tambah HB.

Mantan manajer Persija Jakarta, Harianto Badjoeri meminta pengelola Persija untuk mendewasakan dan membuat tim dan JakMania profesional agar tidak mudah dikenai sanksi oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News