Pengembangan Ekonomi Digital Bisa Bikin PDB Capai Rp 24 Ribu Triliun Pada 2030

Pengembangan Ekonomi Digital Bisa Bikin PDB Capai Rp 24 Ribu Triliun Pada 2030
OJK memperkirakan pengembangan ekonomi digital mampu mendorong Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia hingga mencapai Rp 24 ribu triliun pada 2030. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Deputi Komisioner Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Teguh Supangkat memperkirakan pengembangan ekonomi digital mampu mendorong Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia hingga mencapai Rp 24 ribu triliun pada 2030.

Menurutnya, ekonomi digital Indonesia bisa tumbuh hingga mencapai Rp 4.500 triliun di 2030.

"Sektor e-commerce mendominasi pertumbuhan ekonomi digital sebesar Rp 1.900 triliun atau 34 persennya,” kata Teguh dalam webinar Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jakarta bertajuk “Digitalisasi Perbankan Indonesia,” Kamis (21/7).

Fintech and Digital Banking 2025 Asia Pacific memperkirakan pada 2030 sebanyak 40 persen masyarakat sudah bankable akan melakukan direct onboarding, electronic KYC atau third party on boarding.

“Sebesar 25 persen dari pertumbuhan investasi akan diarahkan untuk pengembangan real time capabilities, seperti untuk marketing, fraud managements, dan untuk pembayaran,” imbuhnya.

Teguh juga mengatakan bank skala besar dan menengah diperkirakan akan tergabung dalam setidaknya lima ekosistem gaya hidup.

"Bank juga diperkirakan akan meningkatkan hingga tiga kali lipat penggunaan big data dan artificial intelligence guna meningkatkan pengalaman nasabah," ungkap Teguh.

Adapun pada 2021 Bank Indonesia mencatat transaksi melalui SMS, ponsel, dan internet banking meningkat senilai Rp 39,87 triliun atau 44,74 persen dibandingkan pada 2020.

OJK memperkirakan pengembangan ekonomi digital mampu mendorong Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia hingga mencapai Rp 24 ribu triliun pada 2030.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News