Penghujung Tahun 2022, Kementan: Cabai Sumedang Banjiri Pasar Induk di Jabodetabek

Penghujung Tahun 2022, Kementan: Cabai Sumedang Banjiri Pasar Induk di Jabodetabek
Ilustrasi Cabai. Foto : Ricardo/JPNN.com

“Cabai besar juga menunjukkan angka surplus sebanyak 41.063 ton pada bulan Desember 2022 dan surplus 42.914 ton pada bulan Januari 2023” terangnya.

Dia mengatakan memiliki optimisme yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan daerah termasuk mengisi kebutuhan di ibu kota.

"Kami memiliki pertanaman yang luas. Dalam setahun, luas pertanaman cabai di Kabupaten Sumedang setahun mencapai 1000 ha,” kata Prishato.

Dihubungi via telepon, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan seluruh jajarannya untuk memonitor kondisi pertanaman cabai di lapangan dan termasuk mengantisipasi apabila terdapat potensi gejolak harga. 

“Strategi jitu dalam menjaga pasokan cabai yang telah dilakukan oleh kami adalah menciptakan kawasan cabai dan bermitra dengan champion yang memiliki dedikasi tinggi bagi kesejahteraan NKRI,".

"Tahun 2023, komitmen stok aneka cabai dengan champion sebanyak 2.750 ton. Sekitar 1.250 ha tersebar di 10 kabupaten champion terdiri dari Garut, Cianjur, Sumedang, Banjarnegara, Kebumen, Magelang, Temanggung, Kulon Progo , Malang dan Lombok Timur,” pungkas Mentan SYL. (jpnn)


Kementerian Pertanian (Kementan) menyebut pasokan cabai terpantau aman dan harga relatif terkendari menjelang 2022.


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News