Pengumuman Kelulusan CPNS Kemenkeu Diprotes, Ini Pemicunya

Pengumuman Kelulusan CPNS Kemenkeu Diprotes, Ini Pemicunya
Tes CPNS. Ilustrasi Foto: Kendari Pos/JPG/JPNN

Josep melamar formasi penilai properti yang memiliki kuota 51 orang dan bisa dilamar sembilan kualifikasi pendidikan. Sehingga setiap kualifikasi pendidikan memiliki kuota berbeda-beda.

Dia berharap data kelulusan disajikan lebih transparan. Sehingga ketahuan kenapa dia dikalahkan pelamar yang nilainya lebih kecil.

Ramadhian Putri Cintya Sari yang melamar formasi pengelola data pelayanan pajak. Dia menjelaskan kuota yang tersedia adalah 544 orang.

Sesuai ketentuan harusnya yang lolos maksimal tiga kali dari kuota atau mencapai 1.632 orang. "Tetapi yang dinyatakan lulus SKD hanya 690 orang," jelasnya.

Dia menuturkan jika yang diumumkan lolos SKD ada 1.632 orang, ia yakin namanya bisa lolos SKD. Sebab nilai SKD Putri cukup besar, yakni mencapai 327 poin.

Putri mencoba mengamati pengumuman kelulusan SKD, ada sebelas peserta yang nilainya di bawah miliknya tapi dinyatakan lolos.

Kemenkeu seharusnya bisa mencontoh pengumuman kelulusan CPNS di BKN atau Setneg. Di dua instansi itu, pengumuman tidak dicampur menjadi satu.

Tetapi dipisah antara kuota pelamar umum, cumlaude, putra/putri Papua, dan disabilitas. Selain itu juga dibagi-bagi lagi berdasarkan formasi. Sehingga cukup mudah melihat siapa yang lolos komplit dengan nilainya. (wan/jun/ken)


Peserta tes SKD CPNS Kemenkeu yang kecewa karena tidak lolos, menegaskan sejak awal tidak ada informasi pembagian kuota berdasarkan kualifikasi pendidikan.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News