Pengusaha Optimistis 2020 Investasi di Batam Semakin Membaik

Pengusaha Optimistis 2020 Investasi di Batam Semakin Membaik
Sejumlah warga saat melakukan pengurusan izin dokumen di Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam di Mall Pelayann Publik. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

jpnn.com, BATAM - Kalangan pengusaha di Kota Batam berharap proses pemilihan presiden (Capres) dan wakil presiden (Cawapes) 2019 segera selesai. Karena pelaku dunia usaha ingin segera mendapatkan kepastian.

Plt Apindo Batam, Rafki mengatakan, saat ini banyak calon investor yang menunggu penetapan dan pengumuman presiden untuk periode 2019-2024.

"Saat ini untuk PMA belum ada penambahan. Menurut saya itu karena proses pemilu masih berlangsung dan hasilnya belum ditetapkan secara resmi," kata Plt Apindo Batam, Rafki, Selasa (30/4).

Rafki mengatakan, saat ini investor masih dalam posisi wait and see. Bukan hanya pengaruh pilpres, isu dan persoalan mengenai transisi kepemimpinan di BP Batam juga sangat berpengaruh.

"Menurut saya gerak BP Batam dalam menjaring PMA sedikit banyak juga akan terpengaruh karena proses ini," katanya.

Meski menurut Rafki, Batam ini masih menarik bagi investor. Dia mengatakan pengusaha optimistis di tahun 2020 investasi di Batam akan semakin membaik dan berimbas kepada meningkatnya pertumbuhan ekonomi.

Tetapi dibutuhkan pembenahan di beberapa sisi. Perizinan di Batam saat ini sudah membaik, meski memang masih harus terus ditingkatkan. Keluhan pengusaha terkait tarif pengiriman barang atau logistik dari Batam ke negara atau daerah lain juga masih terlalu mahal.

"Batam itu masih menarik bagi investor untuk menanamkan modalnya. Saya perkirakan tahun 2020 mendatang kondisi investasi Batam akan semakin membaik dan akan berimbas pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi yang dua tahun belakangan sempat melambat," tambahnya.

Kalangan pengusaha di Kota Batam berharap proses pemilihan presiden (Capres) dan wakil presiden (Cawapes) 2019 segera selesai. Karena pelaku dunia usaha ingin segera mendapatkan kepastian.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News