Penjelasan Dirut Garuda Indonesia soal Penurunan Harga Tiket

Penjelasan Dirut Garuda Indonesia soal Penurunan Harga Tiket
Pesawat Garuda Indonesia. Ilustrasi Foto: Jawa Pos Group/dok.JPNN.com

Sebelumnya, Pertamina dituding memonopoli harga avtur lantaran menjadi satu-satunya pemasok bahan bakar angkutan udara tersebut. Nah, salah satu yang siap meramaikan bisnis avtur di Indonesia adalah PT AKR Corporindo Tbk yang telah membentuk perusahaan patungan dengan British Pertroleum, raksasa migas asal Inggris. Perusahaan tersebut akan menggarap penjualan avtur di Indonesia.

Dengan demikian, nanti Pertamina tidak lagi menjadi satu-satunya perusahaan migas yang menjual avtur di tanah air. ”AKR sudah menandatangani joint venture dengan BP. Saat ini sedang tahap persiapan,” kata President Director PT AKR Corporindo Haryanto Adikoesomo.

Sementara itu, Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto mengatakan, penetapan formula harga avtur masih terkendala izin dari PT Angkasa Pura.

”Soalnya dia yang memiliki bandara, lokasinya di bandara. Jadi, harus ada izin dari pihak bandaranya. Permennya sudah kami buat, tapi izin dari bandaranya belum,” jelasnya.

Dia menjelaskan, penetapan formula avtur berbeda dengan formula harga BBM umum. Sebab, ada biaya tambahan yang dikenakan oleh bandara. Penetapan formula harga juga melihat harga avtur di negara-negara tetangga. Sebab, selama ini pemasok avtur di Indonesia hanya Pertamina.

Menurut dia, harga avtur di Indonesia masih kompetitif jika dibandingkan dengan negara tetangga. ”Memang, Singapura paling murah. Kita di tengah-tengah,” tandasnya. (vir/lyn/fal)

Capaian Garuda Indonesia Domestik

Tahun   Jumlah Penumpang   Tingkat Keterisian

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia Group menurunkan harga tiket pesawat sebesar 20 persen.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News