Penjelasan Kapolda Soal Bentrok Pendukung 01 dengan FPI di Sleman

Penjelasan Kapolda Soal Bentrok Pendukung 01 dengan FPI di Sleman
Polisi berjaga di sekitar area bentrok masa pendukung Jokowi - Ma'ruf dengan warga di Sleman, DIY, Minggu (7/4/2019). Foto: Istimewa

“Kebanyakan menggunakan sepeda motor. Ada sedikit pada saat berangkat tadi karena di dalam ini ada tempatnya FPI, kemudian dari sana (massa) berhenti,” jelasnya.

BACA JUGA: Pendukungnya Pukuli Warga Berkaus Jokowi, Sandiaga: Proses Hukum!

Konsentrasi massa tersebut akhirnya menimbulkan gesekan. Kendati demikian, Dofiri menyebut hal itu sudah diredam.

“Ada massa yang berhenti, dan dari dalam (permukiman) saling ejek. Ada gesekan, tapi tidak masalah,” katanya.

Dofiri mengatakan, meski sempat terjadi aksi saling lempar batu, petugas berhasil menghalau dan membubarkan massa yang hendak ikut kampanye itu.

BACA JUGA: Sebelum Dipukuli Pendukung Prabowo, Yuli Dipaksa Buka Kaus Bergambar Jokowi

Sebelumnya, markas FPI Yogyakarta diserang massa pendukung capres 01 menyebabkan mobil dengan nomor polisi B 18 FPI rusak parah.

Penyerangan markas FPI bermula saat ribuan massa pendukung capres 01 dari Kota Yogyakarta, Sleman dan Bantul berangkat ke lokasi kampanye di alun-alun Wates, Kabupaten Kulon Progo, Minggu (7/4) sekitar pukul 10.30 WIB.

Massa pendukung capres 01 membawa logo bendera Tentara Langit melintas di depan Markas FPI di Jalan Wates KM 8, tepatnya di depan gerbang Padukuhan Ngaran, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News