Penjelasan Rahmat Gobel Terkait Kesalahan Pemahaman Tentang Transfer Teknologi

Penjelasan Rahmat Gobel Terkait Kesalahan Pemahaman Tentang Transfer Teknologi
Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel (kanan). Foto: Dok. JPNN.com

“Itu yang saya lakukan. Sehingga teknologi itu tidak dilakukan insinyur, tetapi karyawan paling bawah,” katanya.

Sekarang, kata dia, bagaimana kalau mau alih teknologi karena karyawan paling bawah ini banyak yang pindah-pindah. Karena itu, kata dia, tidak akan terjadi alih teknologi. Karena proses untuk alih teknologi itu tidak akan sempurna. Jadi, Gobel menegaskan banyak orang tidak paham kenapa tidak diberikan alih teknologi.

“Belum lagi kalau pengusaha baru datang, yang (pengusaha satunya lagi) ini sudah lama, tahu-tahu karyawannya direkrut, dibajak, dia pindahlah tuh ilmunya. Ya perusahaan yang lama sudah tidak mau beri lagi pastinya. Di situlah perlu loyalitas untuk kita memberikan transfer teknologi itu sendiri,” katanya.

“Di kita gampang, gaji sana lebih tinggi jadi pindah. Itulah kelemahan kita sendiri. Ini saya debat sama kawan-kawan yang saya bilang anda salah menilai transfer teknologi dari Jepang,” ujarnya.(boy/jpnn)

Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel mengatakan banyak yang salah memahami persoalan transfer teknologi.


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News