Penumpang dari Juanda Merasa Didiskriminasi

Penumpang dari Juanda Merasa Didiskriminasi
Ratusan calon penumpang Maskapai penerbangan Mandala Airlines saling dorong dan berteriak meminta pengembalian uang tiket (refund) di kantor Mandala Airlines, Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat kemarin (13/1). Aksi dorong yang mewarnai dalam pengambilan tiket antrian untuk menyerahkan formulir pengembalian tiket dibantu aparat kepolisian. Pihak managemen menyampaikan bahwa kepastian pengembalian tiket penerbangan akan dilakukan setelah 7 hari penyerahan formulir. Foto: Fery Pradolo/INDOPOS
Kendati berdasarkan informasi akan dikembalikan dari kantor pusat dalam waktu 1,5 bulan, mereka menilai manajemen Mandala diskriminasi. "Di Jakarta saya lihat di TV terima tunai. Di Surabaya kok disuruh menunggu. Bagaimana ini," tanya Zainal.

Di kantor penjualan tiket Mandala Surabaya, calon penumpang hanya didata tanpa langsung menerima uang kontan. Mereka hanya dijanjikan akan ditransfer ke rekening calon penumpang. Syaratnya, memberitahukan lebih dulu ke kantor Mandala Surabaya Jalan Diponegoro.

"Instruksi kantor pusat menyatakan tiket akan di-refund setelah ada data nama, kode booking, dan nomor rekening," terang Sales Executive Mandala Airlines Surabaya Amir Safrudin di kantornya. Dia mengaku tidak tahu jika refund calon penumpang di Jakarta langsung cash dengan uang tunai. "Itu kewenangan pusat," lanjutnya.

Amir menambahkan, pihaknya sebatas mengakomodir hak-hak calon penumpang yang menuntut uangnya kembali. Dia memastikan kantornya tetap melayani sesuai hari dan jam kerja pada Senin-Jumat sampai pukul 17.00. Kendati sudah ratusan calon penumpang menyerbu kantornya, situasinya masih relatif kondusif meski tidak sedikit orang yang emosional.

SURABAYA -Dampak Mandala Airlines mandek beroperasi juga dirasakan calon penumpang di Kota Pahlawan. Calon penumpang yang akan bertolak dari Bandara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News