Penyakit Kaki Gajah Kronis Tidak Bisa Disembuhkan

Penyakit Kaki Gajah Kronis Tidak Bisa Disembuhkan
Kaki gajah. Foto: Humas Kementerian Kesehatan

Menurut Anggota Komite Ahli Pengobatan Filariasis Indonesia (KAPFI) Prof. dr. Saleha Sungkar, mikro filaria beredar di malam hari, maka penularannya juga di malam hari.

"Nyamuk yang menghisap darah di malam hari itu siapa? Nyamuk anopheles, nyamuk culex, nyamuk aedes, nyamuk yang malam menggigit kita, itulah yang menularkan filaria," ungkapnya.

"Uniknya, karena mikro filaria keluarnya malam, jadi kalau kita periksa darah di siang hari maka tidak ketemu mikro filarianya. Jadi kalau malam hari kita lakukan pemeriksaan, maka akan ketemu mikro filarianya kalau orang itu positif," sambungnya.

Cacing filaria pun beragam. Jika disebabkan cacing filaria wuchereria bancrofti atau kalau filaria brugia maka pembengkakannya terjadi di telapak kaki sampai dengan lutut.

Jika disebabkan cacing filariasis brugia maka pembengkakannya mulai dari tangan sampai dengan siku atau sampai pergelangan bahu.

Kemudian juga bisa menimbulkan pembesaran payudara pada perempuan dan alat kelamin pada laki-laki.

"Jadi penyakit ini tidak menimbulkan kematian secara langsung tetapi menimbulkan kesengsaraan karena kecacatan yang menetap," ujar Prof. dr. Saleha.

Deteksi Dini Gejala Penyakit Kaki Gajah

JAKARTA - Penyakit kaki gajah atau pembengkakan pada bagian kaki, tangan atau tubuh adalah penyakit menular yang disebabkan cacing filaria. Cacing

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News