Peparpenas IX: Prestasi dan Air Mata di Tengah Keterbatasan

Peparpenas IX: Prestasi dan Air Mata di Tengah Keterbatasan
Atlet dan pelatih di Peparpenas IX. Foto: Kemenpora

"Memiliki kekurangan fisik sebenarnya bukan sesuatu hal yang harus disesali terus menerus. Pemerintah melalui Kemenpora memberikan wadah untuk aktualisasi diri melalui olahraga. Peparpenas adalah salah satu wadah yang akan mengantarkan pelajar disabilitas Indonesia menjadi atlet profesional di kemudian hari. Mungkin banyak hal lain yang bisa dilakukan dalam keterbatasan. Olahraga memberi pelajaran tentang nilai berjuang, memberi keluarga baru yang senasib sepenanggungan, serta juga memberi kesempatan untuk mengharumkan nama daerah/bangsa dengan prestasi olahraga," tambahnya.

Pekan Paralympic Pelajar Nasional IX berlangsung di Jakarta pada 6-13 November 2019. Adapun tema Peparpenas IX adalah “Wujudkan Kesetaraan, Tingkatkan Prestasi”. Cabang olahraga yang dipertandingkan pada tahun 2019 adalah boccia, renang, atletik, tenis meja, bulutangkis, dan catur. (*/jpnn)

Menpora Zainudin Amali menggendong atlet renang asal Riau, Latifah Fitri menyulutkan api ke kaldron.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News