Sabtu, 25 Mei 2019 – 12:41 WIB

Peran Kaum Perempuan untuk Tata Kelola Desa Lebih Baik

Jumat, 26 April 2019 – 11:38 WIB
Peran Kaum Perempuan untuk Tata Kelola Desa Lebih Baik - JPNN.COM

jpnn.com, KUBU RAYA - Sebuah perahu kayu bermesin membelah sungai Kapuas saat mengantar sejumlah perempuan yang tengah berjuang untuk memberikan bimbingan kepada perempuan desa di Dusun Kampung Baru, Desa Sungai Ambangah, Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Salah satunya yakni Yunida, Yunida bersama rekannya yang lain setiap dua kali dalam seminggu mengajar untuk para perempuan desa di Akademi Paradigta yang merupakan sebuah tempat pelatihan didesa yang bertujuan untuk membentuk kepemimpinan perempuan di tingkat desa, dan bagaimana peran perempuan bisa ditingkatkan.

Yunida mengisahkan awal dirinya gabung menjadi mentor atau fasilitator Akademi Paradigta pada 2016. sebelum bergabung, awalnya dirinya merasa tidak yakin untuk diterima menjadi mentor atau fasilitator.

Pasalnya, dirinya hanya memiliki ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA). Sedangkan para peserta di akademi paragdita memiliki jenjang pendidikannya beragam dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sarjana.

"Namun, saya tidak putus semangat meski hanya lulusan SMA. Saya sempat mengikuti pelatihan di Jakarta dan harus mempelajari 10 modul selama seminggu," katanya.

Selama menjadi mentor atau fasilitator, berbagai tantangan harus dihadapi oleh Yunida. Salah satunya, dia harus berjuang untuk mengajar ke tempat yang jauh dari rumahnya hingga memakan waktu sekitar tiga jam dengan menggunakan motor.

"Saya berangkat dari rumah menggunakan motor. Karena akses ke tempat latihannya harus menyeberang sungai, maka motor saya naikkan ke atas perahu. Selama pakai motor, kadang hujan angin dan jalanpun kurang bagus. meskipun begitu, saya harus tetap semangan pergi mengajar karena ingin perempuan desa bisa lebih maju," kata Yunida saat ditemui di kelas belajar Akademi Paradigta di Dusun Kampung Baru, Desa Sungai Ambangah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat pada Kamis (25/4).

Perjuangan seorang Yunida atau mentornya tidak sia-sia. Pasalnya, para peserta di akademi paragdita turut bersemangat dalam belajarnya dan memiliki keinginan yang kuat dalam memajukan desanya.

SHARES
TAGS   Kemendes Pdtt
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar