Rabu, 23 Januari 2019 – 16:48 WIB

Perang Bintang di Kejurnas PBSI 2018

Selasa, 18 Desember 2018 – 08:55 WIB
Perang Bintang di Kejurnas PBSI 2018 - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah elite pebulu tangkis Indonesia bakal terjun di Kejuaraan Nasional atau Kejurnas PBSI 2018, 18-22 Desember.

Divisi 1 Kejuarnas akan digelar di Britama Arena, Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sementara Divisi 2 di Gelanggang Remaja Tanjung Priok.

Para pemain top Indonesia yang direncanakan berlaga membela klub yang membesarkan nama mereka adalah Kevin Sanjaya, Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Greysia Polii dan masih banyak lagi.

“Secara umum persiapan sudah selesai, Kejurnas PBSI 2018 siap untuk dilaksanakan. Kami berharap pertandingan berjalan dengan lancar dan sukses, klub-klub yang bertanding bisa bersaing untuk meraih gelar juara dan pecinta bulu tangkis bisa menyaksikan pertandingan kelas dunia di Britama Arena nanti,” ujar Ketua Panitia Pelaksana, Achmad Budiharto.

Menurut Ketua Harian PP PBSI, Alex Tirta, kejurnas merupakan puncak kegiatan dengan level tertinggi, karena seluruh pemain terbaik di Indonesia akan bertanding. "Ini juga merupakan ajang evaluasi bagi pembinaan atlet baik di pusat maupun di daerah,” ujarnya.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti mengatakan akan memanfaatkan hasil Kejurnas PBSI 2018 untuk memantau bibit-bibit potensial bulu tangkis Indonesia.

“Lewat Kejurnas kami harapkan bisa memantau bibit-bibit yang potensial agar lebih memudahkan kami di PBSI untuk menilai pantas tidaknya mereka bergabung di pelatnas. Ya pastinya ada proses dari pengumpulan point dari hasil prestasi selama satu tahun, yang puncaknya adalah di Kejurnas. Para juara di kelompok taruna divisi 1 Kejurnas ini bisa dipastikan akan dipanggil ke Pelatnas untuk diberikan kesempatan latihan bersama dan dinilai lebih lanjut dari semua kriteria. Baik fisik, teknik, karakter, disiplin, daya juang, dan lain-lain,” kata Susy.

Untuk kelompok dewasa, kejurnas secara bergantian setiap tahunnya mempertandingan nomor perorangan dan beregu. Tahun genap memainkan nomor beregu, sedangkan tahun ganjil untuk perorangan. Sedangkan kelas taruna U-19 setiap tahunnya mempertandingan nomor perorangan.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar