Peringatan Hari Santri yang Digelar NU Dapat Rekor MURI

Peringatan Hari Santri yang Digelar NU Dapat Rekor MURI
Perwakilan MURI menyerahkan sertifikat kepada Ketua RMI-PBNU Abdul Ghofur Rozin dengan disaksikan Ketum PBNU Said Aqil Siradj pada malam puncak Amanat Hari Santri 2021, Jumat (22/10). Foto: dok. RMI-PBNU

jpnn.com, JAKARTA - Acara peringatan Hari Santri yang diselenggarakan oleh Rabithah Ma’had Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI-PBNU) diikuti lebih dari 500 media mendapatkan sertifikat Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Sertifikat rekor MURI kategori ‘Peringatan Hari Besar Keagamaan dengan Siaran Langsung Media Terbanyak’ itu diserahkan kepada Ketua RMI-PBNU KH Abdul Ghofar Rozin dan disaksikan langsung oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj.

“Pada peringatan Hari Santri kali ini, saya bangga sekali. Saya yakin arwah Gus Dur jika melihat ini juga akan bangga karena di sini adalah keluarga besar NU,” kata Ketua Umum MURI Jaya Suprana dalam sambutannya di acara malam puncak Amanat Hari Santri 2021, Jumat (22/10) malam.

Tidak hanya itu, NU juga disebut Jaya Suprana telah memecahkan rekor dunia.

“Pada peringatan Hari Santri 2021 makin semarak karena NU tidak hanya telah menciptakan rekor baru dan rekor Indonesia, tetapi rekor dunia,” ungkapnya.

“Hal ini memang, karena selain di Indonesia, di dunia pun belum pernah ada kegiatan hari besar keagamaan dengan siaran langsung lebih dari 500 media,” katanya.

“NU ini kan lembaga terbesar di dunia,” kata Jaya Suprana.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, KH Abdul Ghofar Rozin (Gus Rozin) mengatakan bahwa beberapa minggu yang akan datang pihaknya akan meluncurkan Gerakan Pesantren Asuh.

Acara peringatan Hari Santri yang diselenggarakan RMI-PBNU diikuti lebih dari 500 media mendapatkan sertifikat MURI.