Perkuat Market Digital, Telkom Indonesia Fokus Pada 3 Domain Bisnis

Perkuat Market Digital, Telkom Indonesia Fokus Pada 3 Domain Bisnis
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (kiri) saat berbincang dengan Direktur Digital Business Muhammad Fajrin Rasyid usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2019 di Jakarta, Jumat (19/6). Foto dok humas Telkom

jpnn.com, JAKARTA - PT Telkom Indonesia berhasil membukukan laba bersih perseroan sepanjang 2019 mencapai Rp135,57 triliun.

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan, pencapaian perseroan sepanjang 2019 menunjukkan kinerja perseroan berada pada jalur yang tepat untuk menjadi Digital Telecommunication Company dan berkomitmen memperkuat kapabilitas bisnis digital.

Digital Business Telkomsel dan IndiHome juga tumbuh signifikan dan menjadi kontributor utama pertumbuhan perseroan. Terlebih, bisnis digital Telkom saat ini memiliki tingkat pertumbuhan yang cukup tinggi, yakni hampir 30 persen.

“Untuk memantapkan langkah sebagai digital telco dalam memenuhi kebutuhan pelanggan serta memberikan pengalaman digital yang terbaik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia, pada 2020 ini Telkom fokus pada 3 domain bisnis, yakni digital connectivity, digital platform dan digital services,” ungkap Ririek.

Ririek menambahkan, Telkom terus memperkuat posisi sebagai market leader pada domain digital connectivity dengan menghadirkan layanan berkualitas dengan jangkauan terluas.

Telkom juga mengakselerasi digital platform dengan cara mengembangkan layanan data center & cloud pada tahap awal untuk kemudian menyediakan smart platform di atasnya sebagai enabler berbagai layanan dan solusi ICT.

Selanjutnya produk-produk digital service akan dikembangkan secara selektif, termasuk melalui akuisisi maupun kemitraan, didukung secara sinergis oleh digital platform dan digital connectivity yang telah dibangun sehingga pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik.

Selain itu, sejak 2019 perseroan melakukan perubahan kebijakan bisnis dengan berfokus pada lini bisnis yang memiliki profitabilitas lebih tinggi yang bersifat recurring, terutama pada layanan enterprise solutions seperti enterprise connectivity, data center dan cloud, dan secara selektif mengurangi dan tidak memprioritaskan solusi bisnis yang memiliki tingkat margin relatif rendah dan non-recurring.

Bisnis digital Telkom Indonesia saat ini memiliki tingkat pertumbuhan yang cukup tinggi, yakni hampir 30 persen.