Perkuat MICE, Kemenpar Gelar Sosialisasi INACEB di Surabaya

Perkuat MICE, Kemenpar Gelar Sosialisasi INACEB di Surabaya
Ilustrasi. Foto: kemenpar.go.id

Dalam paparan tahap kedua, ada dua materi yang akan disampaikan ke audience. Yang pertama disampaikan kembali oleh Riyanthi Handayani dengan materi Peranan INACEB bagi industri dan pemerintah. Sedangkan materi kedua yang merupakan paparan terakhir disampaikan Christina L Rudatin dengan materi program INACEB dan Kerjasama dengan Pemerintah.

"Sosialisasi ini tidak akan berhenti di Surabaya. Ini akan kami lanjutkan di beberapa kota MICE di-Indonesia, dan untuk tahun ini kami programkan ke Yogyakarta dan Makassar," tambah Eddy.

Keberadaan INACEB juga akan mengintegrasikan seluruh kekuatan industri MICE untuk dapat bersaing di pasar internasional, karena karakteristik pasar MICE yang fokus pada asosiasi dan korporasi akan lebih efektif untuk dimenangkan melalui kekuatan kelompok atau destination team dalam wadah INACEB.

Dalam 5 tahun ke depan, INACEB akan menjalankan 3 skala prioritas program kerja. Pertama, penguatan database destinasi dan pasar sasaran yang potensial dalam rangka menjadikan INACEB sebagai voice of MICE Indonesia. Kedua, mengoptimalkan kegiatan promosi, baik saat berpartisipasi dalam trade show di berbagai negara, maupun delegate boosting yang bertujuan untuk mendongkrak jumlah delegasi yang hadir pada acara MICE yang dimenangkan Indonesia.

Selain itu INACEB juga akan meningkatkan network dengan membangun hubungan internasional sebagai anggota di asosiasi MICE seperti ICCA, UFI, UIA, AACVB. Ketiga, Memenangkan bidding dengan kerja sama yang lebih baik dengan asosiasi nasional melalui Ambassador Program.

Bagi Menpar Arief Yahya, sosialisasi INACEB sangat penting. INACEB diyakini bisa membantu meningkatkan potensi pameran, konferensi dan acara bisnis - sektor MICE – dalam mengkontribusi pendapatan sektor pariwisata Indonesia serta dampak ekonomi yang signifikan melalui peningkatan jumlah pengunjung, tingkat hunian Hotel, penerbangan dan high spending power dari delegasi MICE.

"INACEB adalah solusi. Industri MICE kurang berkembang akibat ketiadaan lembaga yang mengurus. Saya berharap INACEB mampu meningkatkan posisi Indonesia dalam ICCA ranking Asia dan Pasifik, dari posisi ke 12 dengan 76 kegiatan MICE, ke nomor 8 dengan jumlah penyelenggaraan kegiatan MICE 150 kegiatan MICE di 2019. Selain itu, INACEB juga ikut memberikan kontribusi kunjungan wisatawan mancanegara hingga 2 juta di tahun 2019. Jumlahnya meningkat hampir 10 kali lipat dari capaian di 2015," kata Menpar Arief Yahya. (jpnn)


Kementerian Pariwisata terus mengoptimalkan seluruh elemen untuk memacu roda perekonomian.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News