Pernah Dua Kali Terlibat Skandal, AC Milan Kini Kembali Berjaya

Pernah Dua Kali Terlibat Skandal, AC Milan Kini Kembali Berjaya
Para pemain AC Milan melakukan selebrasi seusai menjuarai Serie A 2021-2022. Foto: Twitter/acmilan

jpnn.com, JAKARTA - Associazione Calcio (AC) Milan baru saja menjuarai Serie A Italia musim ini.

Klub berjuluk I Rossoneri (Si Merah dan Hitam) ini total meraih 19 gelar Scudetto Serie A menyamai raihan rival sekota Inter Milan.

Kemudian, Milan meraih empat gelar dunia, yaitu tiga Piala Interkontinental dan satu Piala Dunia Antarklub FIFA.

AC Milan didirikan sebagai sebuah klub kriket pada 1899 oleh ekspatriat Alfred Edwards dan Herbert Kilpin yang berasal dari Nottingham, Inggris. 

Sebagai penghormatan, nama klub ini memakai pengucapan Inggris, bukan pengucapan Italia, yakni Milano. Milan meraih gelar pertama di Serie A pada 1901 dan meraihnya lagi pada 1906 dan 1907.

Pada 1908, gara-gara ketidaksepakatan mengenai perekrutan pemain asing, klub ini pecah menjadi dua, AC Milan dan Internazionale. 

Perpecahan itu membuat Milan puasa gelar hingga musim 1950-51. Pada 1963, Milan meraih gelar juara level Eropa untuk pertama kali setelah mengalahkan Benfica di final.

Sukses ini diulangi pada 1969, diikuti gelar juara Piala Interkontinental di tahun itu. Setelah Gianni Rivera pensiun, prestasi Milan anjlok.

AC Milan pernah dua kali terlibat skandal pada 1980 dan 2006, kini musim ini kembali berjaya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News