Perpaduan Apik Seni dan Teknologi di Taman Sri Baduga

Perpaduan Apik Seni dan Teknologi di Taman Sri Baduga
Taman Sri Baduga, Purwakarta. Foto: YouTube

“Ada yang terbaik dalam soal art performance di atas water stage, yakni Show Impression of West Lake, di Danau Xihu, Huangzhou, Tiongkok. Pak Presiden Joko Widodo pernah terkesima oleh show mereka saat pembukaan APEC sana,” jelasnya.

Karena itu, saran Amantan Dirut PT Telkom ini, padukan antara teknologi waterfountain Dubai dengan art performance Xihu Huangzhou.

“Lalu dibuat semacam sendratari kolosal yang memadukan berbagai unsur sekaligus. Art dengan seni tradisi local, teknologi lighting, sound system, dan pergerakan air mancur menari, menjadi satu kesatuan yang solid. Itu baru akan mengalahkan Dubai dan Huangzhou sekaligus,” paparnya.

Lulusan Surrey University Inggris dan Program Doktoral Unpad Padjajaran, Bandung itu juga memuji Bupati Dedi Mulyadi yang berjiwa seni.

Tidak terlalu sulit untuk menemukan sendratari Sri Baduga yang berbasis seni budaya Sunda.

“Saya yakin, karena Pak Bupati Dedi Mulyadi ini adalah Penerima Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi Kategori Pelestari dari Mendikbud, September 2016,” puji Arief yang disambut tepuk tangan riuh.

Dari sisi pengembangan destinasi, Taman Air Mancur Sri Baduga ini cukup memiliki “kekuatan” untuk dipromosikan ke level dunia.

Tetapi wisatawan nusantaranya sendiri cukup menjanjikan, karena akses menuju Purwakarta cukup dekat, 74 km dari Jakarta dan 72 km dari Bandung.

  Peresmian Taman Air Mancur Sri Baduga di Purwakarta mendapat sambutan semua pihak.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News