Persaingan Seru Antar Chef Berakhir Seri

Persaingan Seru Antar Chef Berakhir Seri
Chef Dwi (kiri) dan Chef Wayan. FOTO : jpnn

jpnn.com - Kepulan api langsung membubung ketika Chef I Wayan Susana menggoyangkan pan berisi mushroom sauce dari station-nya. Tak ingin kalah, di station sebelahnya, Chef Dwi Harjoko memasukkan slice demi slice udang dan sosis ke pan. Api juga menyala dari pan miliknya.

Pan fire show dari dua chef itu menjadi tontonan tersendiri bagi 80 pengunjung The Avenue, Java Paragon. Mereka menjadi saksi ’’sengitnya’’ persaingan dua executive chef I Wayan Susana dari Bali dan Dwi Harjoko dari Surabaya. Para pengunjung dipercaya menjadi juri untuk menentukan siapa yang terbaik.

”Kami membuat delapan menu western berbeda yang terdiri atas appetizer, main course, hingga dessert,” jelas Dwi di sela-sela kegiatannya memasak.

Dalam battle chef tersebut, Dwi menghadirkan signature dish andalannya, yakni tapas tortila. Chef yang menggemari tomyam tersebut mengolah bahan-bahan seperti udang, beef, hingga saus kejunya. Lalu, dia meletakkannya di atas tortila bertekstur lembut. Namun, tetap crunchy saat digigit. ”Cita rasanya mirip dengan masakan Indonesia. Jadi, saya rasa pengunjung akan memilih saya,” katanya percaya diri.

Sementara itu, berstatus sebagai koki tamu tak membuat semangat I Wayan Susana ciut. Pertarungan tersebut juga merupakan adu gengsi tersendiri bagi Wayan selama menjadi koki selama 24 tahun terakhir. ”Saya ingin memenangi chef battle kali ini,” ucap pria asal Tabanan, Bali, tersebut.

Untuk memikat juri, Wayan memiliki signature dish steak with mushroom and balsamic vinegar. Cita rasa asam dari cuka dan gurihnya jamur shitake akan menyatu ke dalam lembutnya daging tenderloin yang dipanggang medium well. Alhasil, daging sangat juicy saat dibelah dan dikunyah dalam mulut.

Delapan menu yang disajikan berhasil memesona lidah para pengunjung. Mereka bahkan sulit memihak salah seorang chef. Misalnya, Chenelli, yang hingga voting terakhir belum mampu memutuskan. ”Rasanya sama-sama enak,” ungkapnya. Pertarungan di atas kompor itu berakhir seri. Dua chef tersebut sama-sama mendapat 38 di antara total 80 suara. Empat suara sisanya tidak digunakan karena pengunjung tak mau memilih. (all/c7/jan/pda)


Kepulan api langsung membubung ketika Chef I Wayan Susana menggoyangkan pan berisi mushroom sauce dari station-nya. Tak ingin kalah, di station sebelahnya,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News