Persiapan Para Peserta Lombok Audax Menghadapi Tantangan Gowes 300 Km

Terobos Bundaran HI yang Belum Pulih dari Banjir

Persiapan Para Peserta Lombok Audax Menghadapi Tantangan Gowes 300 Km
(kiri ke kanan) Farley Sumanti, A Krisnamurti, Daryatmo, dan Denny Ramdan yang tergabung dalam komunitas Sewog Sliwer berfoto bersama usai bersepeda melintas di bundaran HI dalam rangka latihan jelang Lombok Audax , kemarin (20/1). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
Bersepeda ratusan kilometer dalam sehari jelas bukan pekerjaan enteng. Butuh persiapan ekstra. Hal itulah yang dilakukan para peserta Lombok Audax menjelang beraksi pada 25-27 Januari mendatang.

AGUNG PUTU ISKANDAR, Jakarta

JAKARTA belum benar-benar bersih dari banjir. Termasuk di kawasan bundaran Hotel Indonesia (HI) pagi kemarin (20/1). Beberapa ruas jalan di daerah yang menjadi ikon Jakarta itu masih bersaput lumpur. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat rombongan pesepeda dari komunitas Sewog Sliwer untuk melintasi kawasan itu.

Jalanan utama yang membelah pusat Kota Jakarta itu memang baru pertama dibuka untuk car free day pasca tergenang banjir sejak Kamis (17/1). Aspal jalanan masih terlihat kotor dan berdebu karena lumpur yang mengering. Namun, para cyclist tetap nekat melewatinya.

Bersepeda ratusan kilometer dalam sehari jelas bukan pekerjaan enteng. Butuh persiapan ekstra. Hal itulah yang dilakukan para peserta Lombok Audax

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News