Pertamina Distribusikan Elpiji di Perbatasan Indonesia-Malaysia, Begini Respons Wakil Ketua DPD RI

Pertamina Distribusikan Elpiji di Perbatasan Indonesia-Malaysia, Begini Respons Wakil Ketua DPD RI
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin (tengah). Foto: Humas DPD RI

Selain itu, Sultan juga meminta kepada pemerintah agar mendistribusikan tabung gas ukuruan 3 kilogram. Sebab, melihat geografis dan kondisi masyarakat disana, perlu bantuan serta subsidi dari pemerintah pusat guna kebutuhan sehari-hari.

"Saya harapkan ke depan jangan hanya tabung elpiji 12 kilogram, tetapi yang subsidi 3 kilogram. Banyak masyarakat di perbatasan yang perlu subsidi dari pemerintah," tegas salah satu senator muda ini.

Lebih jauh, Sultan berharap, daerah perbatasan pun harus diprioritaskan sebab wajah negara dilihat berdasarkan daerah perbatasan.

“Sehingga negara lain melihat Indonesia sebagai negara yang memperhatikan warga negaranya meskipun di perbatasan," tandas Sultan.

Pertamina sebagai BUMN memiliki tugas menyalurkan energi sampai ke pelosok negeri, tak hanya BBM namun juga elpiji yang diangkut menggunakan pesawat.

Harga jual tabung Rp600 ribu dan harganya sama yang dinikmati masyarakat Kaltara pada umumnya. Dalam hal ini pihak Pertamina menanggung harga ongkos penerbangan elpiji, agar tetap dapat dinikmati masyarakat.(fri/jpnn)

Pertamina mendistribusikan 44 tabung liquified petroleum gas (LPG/elpiji) ukuran 12 kilogram untuk dataran tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News