Pesan Menag untuk Penyederhanaan Kurikulum Darurat Pandemi COVID-19

Pesan Menag untuk Penyederhanaan Kurikulum Darurat Pandemi COVID-19
Menteri Agama Fachrul Razi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mendukung rekomendasi rapat kerja nasional (rakernas) untuk segera menyiapkan kurikulum darurat dalam situasi pandemi Covid-19.

Meski tidak mudah, Menag mengaku sependapat bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak semata memindahkan kurikulum dari belajar sekolah ke rumah.

Karenanya, diperlukan penyederhanaan dan mengupayakan agar semua pihak bisa mengakses kurikulum tersebut.

“Kita coba secara sederhana tetapi kami sependapat memang perlu ada keseragaman yang pas bagaimana yang dirumuskan oleh teman-teman (KPAI dan Kemenag) yaitu apa yang perlu dilakukan dan dirumuskan. Saya kira salah satunya menyangkut tentang menetapkan kurikulum dalam situasi darurat ini,” kata Menteri Fachrul dalam pernyataan resminya, Jumat (1/5).

Menurutnya, kurikulum harus memiliki keselarasan sehingga dapat dijalankan di semua wilayah.

Kurikulum juga harus mempertimbangkan keselamatan siswa dan guru di tengah pandemi Covid-19.

Selain itu, lanjut Menag, konten belajar bisa menambah pengalaman belajar siswa.

Misalnya, dalam meningkatkan budaya literasi, numerasi, serta aktivitas positif bersama keluarga.

Kurikulum darurat pandemi covid-19 harus memiliki keselarasan sehingga dapat dijalankan di semua wilayah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News