Rabu, 20 Februari 2019 – 20:43 WIB

Pesan Penting Romo Benny soal Pendidikan

Senin, 21 Januari 2019 – 06:46 WIB
Pesan Penting Romo Benny soal Pendidikan - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Perayaan natal dan tahun baru di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan tiga pesan utama. Yakni bekerja didasari untuk saling menumbuhkan semangat kebersamaan, melayani, dan berintegritas.

Menurur Romo Antonius Benny Susetyo Pr, tugas utama pendidikan adalah mendidik insan-insan manusia merdeka yang memiliki kemandirian, cara berpikir, bertindak, dan bernalar.

“Pendidikan karakter yang bermutu dapat mendidik anak-anak kita memiliki kejujuran, memiliki budaya satria, dan mampu untuk membangun kemandirian,” ujarnya saat memberikan pesan natal tahun baru di Kantor Kemendikbud, Minggu (20/1).

Romo Benny pada kesempatan ini juga memberikan pesan bahwa dalam dunia pendidikan harus menjadikan Pancasila sebagai jiwa dan geraknya, karena Pancasila merupakan ideologi bangsa.

“Ideologi itu hanya bisa dibangun dengan kesadaran bagaimana insan-insan pendidikan menyadari tentang keutamaan hidup. Maka Pancasila tidak sekadar pedoman, tidak hanya sekadar arah, tetapi menjadi ideologi kebijakan dalam sistem pendidikan kita. Karena di situlah rohnya mencerdaskan kehidupan bangsa dan tanah air kita,” ungkapnya.

“Anda yang bekerja di insan pendidikan hendaknya menyadari integritas, keteladanan, dan pelayanan. Kalau kita memiliki semangat hidup yang optimal. Kalau anda tidak lagi disiplin, kalau anda masih membuang waktu, kalau anda bekerja setengah-setengah berarti anda mengkhianati terang itu, dan terang itu tidak akan ada gunanya kalau tidak menjadi karakter kita,” sambung Romo Benny.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi pada kesempatan tersebut berharap dengan tema natal yakni kebersamaan, pelayanan, dan berintegritas menjadi bagian dari semangat seluruh aparatur untuk melayani peserta didik, guru-guru, dan seluruh sekolah di tanah air.

Pesan yang disampaikan Romo Benny, kata Didik, memberikan semangat untuk bisa memberikan pelayanan yang lebih. Semangat dilayani sudah tidak ada lagi di era saat ini, tetapi semangat melayani menjadi yang utama. Dengan demikian, sekolah-sekolah, para guru, peserta didik seluruhnya mendapatkan layanan yang terbaik.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar