JPNN.com

Petrokimia Gresik Bantu Penelitian Deteksi Virus Penyebab Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020 – 11:31 WIB
Petrokimia Gresik Bantu Penelitian Deteksi Virus Penyebab Covid-19 - JPNN.com
Penyerahan bantuan dana penelitian oleh Jajaran Petrokimia Gresik di RSUD Soetomo. Foto: dok for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), Petrokimia Gresik, mendukung penelitian deteksi virus SARS-CoV-2 (penyebab Covid-19) di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi mengatakan, perusahaan telah memberikan dukungan berupa dana penelitian sebesar Rp 163 juta, yang diserahkan secara simbolis di Gresik pada Kamis (30/7).

"Penelitian ini sangat penting mengingat RSUD Dr. Soetomo merupakan rumah sakit rujukan Covid-19 tingkat provinsi (Jatim)," ujar Rahmad dalam siaran pers, Senin (3/8).

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim hingga Sabtu (1/8), kata Rahmad, total kasus konfirmasi positif di Jatim sebanyak 22.324 atau tertinggi secara nasional sehingga risiko penularan mayoritas kabupaten atau kota di Jatim juga masih tinggi.

Rahmad menyampaikan penelitian itu akan dilakukan tim dari Departemen Ilmu Mikrobiologi Klinik Universitas Airlangga, yang dipimpin Eko Budi Koendhori untuk mendeteksi kontaminasi virus SARS-CoV-2 di berbagai lokasi, baik udara maupun permukaan di lingkungan ruang rawat inap Covid-19 RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Dengan demikian, langkah pencegahan yang dilakukan dapat lebih optimal sekaligus memberi rasa aman, bagi tenaga medis dalam memberikan pelayanan di area RS Dr. Soetomo.

"Sehingga secara tidak langsung, bantuan untuk penelitian ini juga menjadi upaya kami dalam melindungi tenaga medis dari bahaya paparan Covid-19," lanjut Rahmad.

Ia berharap, hasil dari penelitian nantinya dapat diterapkan atau menjadi referensi rumah sakit rujukan lainnya, baik di Jatim maupun di provinsi lainnya di Indonesia, lantaran sudah puluhan tenaga medis meninggal akibat terpapar virus usai menangani pasien Covid-19.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
ridha