Pilot Masih Trauma Terbang ke Puncak Jaya

Pilot Masih Trauma Terbang ke Puncak Jaya
Pilot Masih Trauma Terbang ke Puncak Jaya
Sedangkan manajemen Trigana juga belum bisa memastikan pemulihan pasca trauma bagi para penerbangnya itu. "Saya anggap ini wajar. Pemulihan trauma pada masing-masing orang berbeda. Kami belum bisa pastikan kembali kapan kami akan melayani rute tersebut," urainya.

 

Manajemen Trigana mengakui ada penurunan penghasilan dengan tidak beroperasinya rute Trigana ke Mulia tersebut. Yang mana sebesar Rp 50 juta perhari dananya berkurang. "Kita kalikan saja sudah berapa kerugian kami, dari pasca penembakan, dan dipastikan ada pengurangan penghasilan," ucapnya.

 

Sementara itu Kapolda Papua, Irjen BL Tobing kepada wartawan di Polda Papua, Kamis (26/4) pagi mengatakan, maskapai penerbangan Trigana Air Service dan sejumlah pilot dan copilotnya masih dalam keadaan trauma pasca kejadian penembakan pesawat Trigana.

 

"Benar belum ada pesawat yang mau masuk hingga saat ini ke Puncak Jaya.  Kita harapkan aja awal bulan Mei pesawat sudah masuk ke Puncak Jaya, untuk melakukan pelayanan," tuturnya.

 

JAYAPURA - Duty Area Manajer PT Trigana Air Service, Irwan Rocheni mengatakan walau jaminan keamanan telah diberikan oleh  Pemkab Puncak Jaya 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News