Pilpres 2024 Berpotensi Terjadi Polarisasi, Formasi: Satu Putaran Jadi Solusi

Pilpres 2024 Berpotensi Terjadi Polarisasi, Formasi: Satu Putaran Jadi Solusi
Koordinator Nasional (Kornas) Formasi Indonesia Moeda Syifak Muhammad Yus saat berbicara dalam diskusi bertajuk “Potensi Polarisasi Antara Kelompok Nasionalis Vs Nasionalis, Satu Putaran Jadi Solusi?" di Longue Room, Universitas Nasional (UNAS), Senin (4/12/2023). Pembicara lainnya anggota DPR RI Fraksi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi, Direktur Eksekutif Survei and Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara, Dosen UNAS Nurtsatyo serta Nudzran Yusra selaku peneliti Lab Fisipol UI. Foto: Dok. Formasi

Selain itu, Syifak berharap satu putaran dapat menjadi salah satu solusi karena mereduksi polarisasi. Satu putaran juga dapat menghemat anggaran.

“Potensi polarisasi itu ada. Melihat perdebatan hari ini masih berputar pada individu calon, belum menyentuh visi misi dari calon. Bukan visi misi yang dibahas atau program melainkan personal,” ujar Syifak.

Lebih lanjut, Syifak menyampaikan peran media juga sangat penting menjaga demokrasi serta mencerdaskan masyarakat untuk menetralisir sebaran berita hoax yang dapat menimbulkan perpecahan dan mengoyak persatuan.

“Jangan sampai kemudian media ikut menjadi corong penyebar hoaks,” ujar Syifak.

Hadir dalam diskusi tersebut anggota DPR RI Fraksi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi, Direktur Eksekutif Survei and Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara, Dosen Universitas Nasional (UNAS) Nurtsatyo serta Nudzran Yusra selaku peneliti Lab Fisipol UI dan Psikologi Universitas Syiah Kuala (USK).(frijpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

Formasi Indonesia Moeda kembali menggelar diskusi bertajuk Potensi Polarisasi Antara Kelompok Nasionalis Vs Nasionalis, Satu Putaran Jadi Solusi?.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News