Pintu Kontrakan PNS Perempuan Diketuk, Tak Ada Jawaban, Jendela Dibuka, Ya Ampun

Pintu Kontrakan PNS Perempuan Diketuk, Tak Ada Jawaban, Jendela Dibuka, Ya Ampun
Petugas Polsek Cilandak, Jakarta Selatan memasang garis polisi di tempat kejadian orang meninggal di Jalan Asem II Gg.H Achpas RT013/RW 02 No.9 D, Jumat (25/12/2020). Foto: ANTARA/HO-Polsek Metro Cilandak

"Lampu kamarnya masih menyala, sedangkan alarm telepon selulernya terus berbunyi," kata Iskandarsyah mengulang keterangan saksi.

Lalu sekitar pukul 05.35 WIB, seorang tukang sayur langganan almarhum datang untuk mengantarkan sayuran pesanannya.

Tukang sayur mengetuk pintu kontrakannya, tapi almarhum tidak menjawab panggilan.

Berkali-kali dipanggil, almarhum tidak menjawab, hingga akhirnya tukang sayur menitipkan pesanan almarhum kepada Hajah Mahmudah yakni pemilik kontrakan.

Selang beberapa jam kemudian, sekitar pukul 08.00 WIB, saksi Ade Rahmawati (anak pemilik kontrakan) mencoba mengantarkan sayuran milik almarhumah yang dititipkan tadi.

Saksi Ade lagi-lagi mengetuk dan memanggil almarhum yang diyakini berada di dalam kamar. Tapi, almarhum tetap tidak merespon panggilan.

Karena curiga, saksi Ade melaporkan hal tersebut kepada Kosasih (Ketua RT). Lalu para saksi mencoba membuka jendela kamar kontrakan almarhum untuk mencari tahu.

"Ketika jendela dibuka, saksi melihat korban dalam keadaan posisi terlentang dan mulut mengeluarkan busa," kata Iskandarsyah.

Saat pintu diketuk berkali-kali, tidak ada jawaban dari penghuni kontrakan yang merupakan PNS perempuan, begitu jendela dibuka, oh ternyata.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News