PKNU: Partai Kecil Sengaja Diobok-obok

PKNU: Partai Kecil Sengaja Diobok-obok
PKNU: Partai Kecil Sengaja Diobok-obok
JAKARTA - Ketua DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Chudri Sitompul mengaku diobok-obok dan dirongrong oleh partai besar yang merupakan terlahir sebelum era reformasi.

Menurutnya, wacana kenaikan Parliamentary Threshold (PT) sebanyak 5 persen pada Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu merupakan bukti bahwa partai yang baru tumbuh sengaja untuk tidak diberi kesempatan berkembang.

"Partai yang lahir di era reformasi dirongrong dan diobok-obok. Kalau perlu dikikis dan dihapuskan. Tapi kami terpanggil dan menggalang kekuatan untuk membendungnya," kata Chudri Sitompul di Kantor DPP PKNU, Jalan Kramat VI, Jakarta, Kamis (9/12).

Peningkatan PT, menurut Churdi, sebagai bentuk intervensi aturan main partai-partai besar yang ada di DPR. Pemberlakukan PT juga secara langsung menghilangkan suara rakyat.

JAKARTA - Ketua DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Chudri Sitompul mengaku diobok-obok dan dirongrong oleh partai besar yang merupakan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News