Polisi: Kimia Farma Apotek Bantu Proses Penyelidikan & Transparan Serahkan Semua Data

Polisi: Kimia Farma Apotek Bantu Proses Penyelidikan & Transparan Serahkan Semua Data
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli (tengah) saat konferensi pers di Mapolresta Samarinda, Kaltim, Rabu. (ANTARA/Ahmad Rifandi)

jpnn.com, SAMARINDA - Kapolresta Samarinda Kombes Ary Fadli menyatakan penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ditemukannya jenazah perempuan berinisial BMJ.

Jenazah ditemukan di gudang tempat penyimpanan barang bekas di area Apotek Kimia Farma Hidayatullah, Kota Samarinda, Kaltim.

"Gudang lama untuk menyimpan barang yang sudah tidak terpakai. Kalau ada barang tidak terpakai lagi baru dipindahkan oleh pegawai Apotek Kimia Farma yang ke sana. Jadi, jarang diakses. Memang gudang lama, hanya untuk menyimpan barang-barang tidak terpakai," kata Ary dalam konferensi pers, Rabu (20/3).

Dia menyampaikan dari olah TKP kemudian telah dilakukan autopsi dan penyelidikan lanjutan untuk mengetahui kronologi peristiwa bagaimana jenazah bisa berada di tempat itu dan seluruh barang bukti sudah diamankan kepolisian.

Barang bukti lainnya, menurut Ary, yaitu CCTV baik dari luar maupun dari dalam milik Kimia Farma.

“Kami berkoordinasi dengan Kimia Farma yang membantu dengan memberikan CCTV itu bagaimana kami bisa urai peristiwa ini sehingga bisa terang-benderang dan bisa memberikan kepastian hukum bagi semua pihak, terutama keluarga,” jelas Ary.

Sementara itu, manajemen PT Kimia Farma Apotek (KFA) buka suara.

KFA selaku anak usaha PT Kimia Farma Tbk menyatakan turut berbelasungkawa kepada pihak keluarga Almarhumah BMJ yang ditemukan meninggal di gudang penyimpanan barang-barang bekas milik KFA Hidayatullah pada 18 Februari lalu.

Polresta Samarinda sebut Kimia Farma Apotek membantu proses penyelidikan terkait penemuan mayat perempuan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News