Polisi Nyaris Dikeroyok Massa Saat Menangkap Bandar Narkoba

Polisi Nyaris Dikeroyok Massa Saat Menangkap Bandar Narkoba
Penyidik Satresnarkoba Polres Serang Kota memeriksa kedua terduga pelaku peredaran narkoba (kanan), Selasa (29/9). Foto: DARJAT NURYADIN/BANTEN RAYA

jpnn.com, SERANG - Anggota Satresnarkoba Polres Serang Kota hampir babak belur diamuk massa saat hendak menangkap terduga bandar dan kurir narkoba di sekitaran Perum Bina Bakti Karangantu, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Senin (28/9) malam.

Kasatnarkoba Polres Serang Kota Iptu Shilton saat dikonfirmasi membenarkan jika anggotanya hampir dikeroyok massa saat melakukan penangkapan dua pelaku terduga penyalahgunaan narkoba.

Kedua pelaku yaitu AS (38) warga Perum Bina Bakti Karangantu, dan AR (51) warga Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen.

"Ketika dilakukan penangkapan, kedua tersangka sempat melakukan perlawanan dan mengundang warga sekitar berdatangan bahkan nyaris mengeroyok anggota," jelas Shilton seperti dilansir Banten Raya, Selasa (29/9).

Menurut Shilton, kemarahan warga dapat diredam setelah anggota berpakaian preman tersebut menunjukan surat tugas penangkapan dan menunjukan barang bukti tiga paket sabu-sabu dari kedua pelaku.

"Dari kedua tersangka ini kami mengamankan barang bukti tiga paket sabu yang disembunyikan dalam bungkus rokok," ujarnya.

Shilton menambahkan, tersangka AS merupakan target operasi penangkapan anggotanya karena diketahui sebagai pengedar sabu.

Bahkan AS pernah diamankan, namun dilepas kembali karena tidak ditemukan barang bukti narkoba.

Anggota polisi hampir babak belur diamuk massa saat hendak menangkap terduga bandar dan kurir narkoba di Kota Serang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News