Polri: Jangan Berani Cari Keuntungan di Tengah Situasi Sulit

Polri: Jangan Berani Cari Keuntungan di Tengah Situasi Sulit
Anggota Polda Metro Jaya menghentikan pengendara sepeda motor di pos pemeriksaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pasar Jumat, Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (3/7). Polda Metro Jaya bersama unsur TNI dan Pemda DKI telah mendirikan 63 titik penyekatan di berbagai pintu masuk menuju wilayah Ibu Kota. Foto : Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Polri menegaskan bakal terus memantau situasi di lapangan terkait ketersediaan obat dan oksigen selama pandemi Covid-19. Terlebih di masa PPKM Darurat yang sangat rentan terjadi kepanikan di tengah masyarakat.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, pihaknya bakal sangat peka terhadap informasi yang ada di masyarakat agar tidak terjadi gejolak.

“Mempersiapkan langkah antisipasinya tentang kelangkaan obat, kelangkaan oksigen. Ini tentunya akan menjadi perhatian,” kata Rusdi dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (7/7).

Menurut Rusdi, Polri terus memberikan edukasi dan informasi secara masif kepada masyarakat mengenai PPKM Darurat yang sedang diberlakukan sekarang ini.

Mereka juga mengimbau agar tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi sulit dan membuat kerugian masyarakat.

“Situasi sulit ini jangan dimanfaatkan oleh pihak manapun untuk mencari keuntungan, jangan menimbun, jangan berspekulasi terhadap situasi sulit saat ini,” tegas Rusdi.

Pihaknya pun meyakinkan masyarakat untuk tidak panik. Sebab, mereka siap menindak tegas para pelaku tindak kejahatan.

“Polri akan melakukan tindakan-tindakan yang tegas terhadap segala perilaku-perilaku yang merugikan masyarakat hanya untuk kepentingan pribadi,” pungkas Rusdi. (cuy/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

Kepolisian menegaskan siap menindak para penimbun obat-obatan dan oksigen di masa PPKM Darurat. Pihaknya juga siap menindak para pelaku yang merugikan masyarakat di situasi sulit.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News