Polri Tunggu Jokowi Lapor soal Tabloid Obor

jpnn.com - JAKARTA - Kapolri Jenderal Sutarman mengungkapkan hingga saat ini pihaknya belum memanggil saksi terkait aksi kampanye hitam menggunakan tabloid Obor Rakyat yang mendiskreditkan Joko Widodo. Menurut Sutarman, seharusnya orang yang merasa dirugikan atas kampanye hitam itu melapor langsung kepada pihak kepolisian.
"Kalau misalkan seseorang merasa dirugikan dalam pemberitaan, harus orang itu sendiri yang melapor. Kalau yang bersangkutan tidak merasa dirugikan dan tidak melapor, ya kita tidak mungkin melakukan penyelidikan," ujar Sutarman di kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat, (13/6).
Apabila kampanye hitam itu berkaitan dengan media massa, Sutarman menyarankan agar dilaporkan ke Dewan Pers. Media massa yang bersangkutan, kata dia, dapat ditindak dengan Undang-Undang Pers. Sedangkan jika berdampak pidana dilaporkan ke pihak kepolisian.
"Sejauh ini kita belum memeriksa dari pihak media massa. Kalau ada sesuatu pemberitaan tidak benar melalui Dewan Pers dulu. Kalau misalkan pelanggaran pidana pasti akan diserahkan kepada kepolisian, mekanismenya gitu," tandas Sutarman.(flo/jpnn)
JAKARTA - Kapolri Jenderal Sutarman mengungkapkan hingga saat ini pihaknya belum memanggil saksi terkait aksi kampanye hitam menggunakan tabloid
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Cerita Mudir BPKH Limited Sukses Menghadirkan Nasi Kotak Khas Indonesia untuk Jemaah Haji
- Polisi Amankan Pedemo Perusak Mobil Polisi saat May Day di Bandung
- Hardiknas 2025, Untar Gelar Untarian Awards untuk Dosen hingga Mahasiswa Berprestasi
- Sopir Travel Kecelakaan Maut di Tol Cisumdawu Ditetapkan Jadi Tersangka
- Komisi Kejaksaan Tegaskan Produk Jurnalistik Tidak Bisa Dijadikan Delik Hukum
- Prabowo Sebut Orang Indonesia Harus Tinggalkan Mental 'Kumaha Engke'