Prabowo Jadi Capres Gerindra, Pengamat: Peluang Menang Kecil

Prabowo Jadi Capres Gerindra, Pengamat: Peluang Menang Kecil
Prabowo Subianto. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai peluang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menang dalam Pilpres 2024 kecil.

Gerindra sebagai partai yang memiliki kursi terbanyak ketiga di Senayan dan elektabilitas Prabowo sangat tinggi memiliki peluang besar untuk maju dalam kontestasi orang nomor 1 di  Indonesia itu.

"Dua hal itu tampaknya meyakinkan Partai Gerindra bahwa Prabowo akan menang pada Pilppres 2024. Apalagi pesaingnya Joko Widodo sudah tidak dapat maju lagi pada Pilpres 2024," kata Jamiluddin kepada JPNN.com, Senin (30/8).

Namun, Jamiluddin menjelaskan perkiraan itu bisa saja meleset lantaran para pendukung Jokowi selama dua kali Pilpres belum tentu beralih mendukung Prabowo.

"Para pendukung Jokowi bisa saja sejak awal memang tidak menghendaki Prabowo sebagai presiden," lanjutnya.

Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu menyatakan bukan tidak mungkin, para pendukung Jokowi akan memilih calon lain atau sebagian di antara mereka golput, bila tidak ada capres yang dianggapnya layak.

"Sementara para pendukung Prabowo pada Pilpres 2019, dipastikan akan banyak yang beralih ke capres lain atau memilih golput. Sebagian mereka ini kecewa kepada Prabowo yang memilih masuk kabinet Jokowi," jelasnya.

Jadi, jelasnya, dukungan ke Prabowo tidak otomatis bertambah meski Jokowi tidak maju pada Pilpres 2024.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai peluang Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk menang Pilpres 2024 kecil.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News