Prajurit TNI Korban Penembakan KKSB Gugur

Prajurit TNI Korban Penembakan KKSB Gugur
Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto. Foto: Alfian Rumagit/Antara

jpnn.com, JAYAPURA - Pratu Sirwandi akhirnya meninggal dunia dalam perawatan medis di RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Sabtu (17/8) pukul 21.35 WIT.

Pratu Sirwandi merupakan pasukan Batalyon Infanteri (Yonif) RK 751/VJS. Ia terkena peluru yang ditembakkan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) yang diduga pimpinan Egianus Kogoya, di sekitar Km 39 jalan Trans Wamena-Habema, Kabupaten Jayawijaya pada Jumat (16/8) sekitar pukul 15.30 WIT.

Prajurit asal Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu sempat menjalani dua operasi di ruang ICU RSUD Wamena.

"Rencananya hari ini akan dibawa ke Jayapura dan selanjutnya akan disemayamkan di Markas Batalyon RK 751/VJS sebelum diberangkatkan ke Lombok, NTB," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto di Jayapura, Minggu (18/8).

BACA JUGA: Diserang Separatis OPM, Dua Prajurit TNI Tertembak

Konvoi kendaraan pengangkut logistik milik satgas pengamanan daerah rawan (pamrahwan) dari Yonif 751/R ditembak secara sporadis oleh KKSB.

Tembakan berasal dari dua arah yaitu ketinggian dan lembah yang berada di kanan dan kiri jalan. Penembakan itu terjadi setelah dua unit kendaraan jenis Hilux yang baru selesai mengantar perbekalan untuk personel Pos Pamrahwan TNI yang berada di Mbua, Kabupaten Nduga.

Dalam posisi terjepit, sebanyak 12 personel TNI yang bertugas mengawal konvoi segera turun meninggalkan kendaraan dan bereaksi dengan membalas tembakan.

Pratu Sirwandi terkena peluru yang ditembakkan kelompok kriminal separatis bersenjata yang diduga pimpinan Egianus Kogoya, di sekitar Km 39 jalan Trans Wamena-Habema, Kabupaten Jayawijaya pada Jumat (16/8).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News