Pratu Roy Ditembak KKB di Bagian Dada, Sudah 4 Prajurit TNI Yonif 400/BR Gugur di Papua

Pratu Roy Ditembak KKB di Bagian Dada, Sudah 4 Prajurit TNI Yonif 400/BR Gugur di Papua
Helikopter TNI mengangkut tiga prajurit yang terluka saat kontak senjata dengan KKB di Nduga, Papua, Kamis (26/11). Ilustrasi Foto: Puspen TNI

jpnn.com, JAYAPURA - Dua prajurit TNI dari Yonif R 400/BR meninggal dunia setelah ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Jumat (22/1) ini.

Dua prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas yakni Pratu Roy Vebrianto dan Pratu Dedi Hamdani.

Pratu Roy mengalami luka tembak di dada sebelah kanan dan meninggal setibanya di RS Mitra Masyarakat Timika setelah dievakuasi dengan menggunakan helikopter.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa menjelaskan kronolgis kejadian.

Dipaparkan Suriastawa, Pratu Roy ditembak saat berada di sekitar pos Titigi Yonif Raider 400/BR, kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

"Menurut informasi yang didapat, Pratu Roy ditembak dari jarak 200 meter," kata dia dalam pesan singkatnya kepada JPNN.com, Jumat.

Sementara itu, ujar Suriastawa, Pratu Dedi ditembak saat melakukan pengejaran kepada KKB yang menembak Pratu Roy.

Pratu Dedi, menurut Suriastawa, ditembaki dari arah hutan secara membabi buta oleh KKB.

Tercatat sudah empat prajurit TNI Yonif 400/BR gugur saat kontak tembak dengan KKB di Papua.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News