Presiden Jokowi Menaruh Harapan Besar ke IORA

Presiden Jokowi Menaruh Harapan Besar ke IORA
Presiden Jokowi. Foto dok JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Presiden Joko Widodo Widodo menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asosiasi Negara Lingkar Samudera Hindia (Indian Ocean Rim Association/IORA) 2017.

Indonesia, kata Jokowi-sapaan presiden, percaya kawasan Samudra Hindia memiliki potensi untuk menjadi sebuah kekuatan baru di dunia. Terutama di bidang ekonomi yang semakin berperan di Afrika Timur, Timur Tengah, Asia Selatan, Asia Tenggara, dan di Australia.

Namun untuk mewujudkan harapan tersebut bukanlah suatu pekerjaan ringan. Samudera Hindia sebagai sebuah kawasan yang menyimpan kekayaan alam dan sumber daya, juga masih menyimpan permasalahan terkait dengan kemiskinan.

"Komunitas IORA ini adalah komunitas yang unik. Sebuah kawasan yang kaya, tapi dengan masih adanya kantong-kantong kemiskinan. Harus kita akui, kita masih harus melakukan modernisasi di banyak aspek,” kata Presiden Jokowi saat membuka forum internasional itu di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Selasa (7/3).

Dia mengatakan bahwa IORA sendiri sesungguhnya telah memulai upayanya dalam mewujudkan kemakmuran wilayah Samudra Hindia. Banyak prakarsa-prakarsa penting telah dilahirkan dalam berbagai bidang.

"Ditandai di tahun 2015 dengan kita menerbitkan Deklarasi Kerja Sama Maritim IORA di kota Padang, Indonesia. IORA juga telah memfasilitasi banyak kemajuan yang konkrit di bidang penanggulangan bencana,” ucapnya.

Termasuk dalam hal pelestarian lingkungan hidup yang kini telah menjadi isu global. Terutama selama dia menjabat, upaya menjaga kelestarian lingkungan semakin gencar dilakukan.

“Sejak saya menjabat di tahun 2014, pemerintahan menerapkan program penindakan yang tegas terhadap praktik-praktik perikanan ilegal,” ucapnya.

Presiden Joko Widodo Widodo menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asosiasi Negara Lingkar Samudera Hindia (Indian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News