Produksi Elektronik Turun 10 Persen

Produksi Elektronik Turun 10 Persen
Produksi Elektronik Turun 10 Persen
JAKARTA - Pabrik elektronik ramai-ramai menurunkan produksinya antara 5 hingga 10 persen tahun ini.  Penyebab penurunan, menurut Direktur Elektronik Departemen Perindustrian Syarif Hidayat, karena ekspor barang elektronik menurun.  "Banyak perusahaan menurunkan target produksi karena krisis," kata Syarif di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ekspor turun sebagai dampak krisis ekonomi global, yang mengakibatkan penurunan daya beli masyarakat. Hanya, seberapa besar penurunannya, Syarif mengaku belum mendapat laporan lengkap. Ekspor yang turun terutama dengan negara tujuan Amerika dan Jepang. Ekspor barang elektronik sampai Oktober tahun lalu sebesar USD 6,5 miliar.

Syarif memperkirakan, nilai ekspor sampai akhir tahun bisa mencapai USD 7,4 sampai 7,5 miliar. Sementara nilai ekspor tahun ini, lanjutnya, kemungkinan turun 10 persen.

Meskipun ada penurunan kapasitas produksi, menurut Syarif, belum ada laporan Pemutusan Hubungan Kerja di industri elektronik. Pasalnya, penurunan produksi tersebut hanya menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Syarif mencontohkan, produsen asal Korea, LG, justru berniat menambah jumlah karyawan.  "Produksi yang diturunkan itu yang untuk ekspor," jelas Syarif.

Apalagi, ekspor barang elektronik pada semester dua tahun ini diperkirakan makin berat.

JAKARTA - Pabrik elektronik ramai-ramai menurunkan produksinya antara 5 hingga 10 persen tahun ini.  Penyebab penurunan, menurut Direktur Elektronik

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News