Program Makan Siang Gratis untuk Cegah Stunting sudah Jadi Ide Prabowo sejak 2006

Program Makan Siang Gratis untuk Cegah Stunting sudah Jadi Ide Prabowo sejak 2006
Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Hashim Djojohadikusomo saat menghadiri Syukuran Markas Dewan Pimpinan Pusat Laskar Prabowo 08 di Kawasan Jakarta Selatan. Foto: dpp

Hashim menyebut Prabowo meyakini Indonesia tidak akan bisa menjadi negara maju dan sejahtera apabila anak-anaknya mengalami kecacatan.

"Maka dia punya program tambahan gizi bagi anak-anak dan susu, makanya namanya dulu revolusi putih. Sekarang Prabowo itu bersemengat karena dia di ambang pintu kemenangan, dia sudah bermimpi dan setiap saya bertemu dia bicara makanan gratis, bicara gizi," tutur Hashim.

"Dia (Prabowo) begitu bersemangat, karena apa? 'Saya mungkin bisa jadi presiden'. Program pertama dia laksanakan makanan (gratis) ini," sambungnya.

Sementara, Koordinator Nasional TIM 8-RJBBP, Wignyo Prasetyo mengatakan bahwa program pemberian makan siang dan susu gratis adalah investasi. Sehingga apa yang dilakukan saat ini manfaat besarnya akan didapat pada tahun-tahun depan.

“Kita tahu Indonesia akan menyongsong Indonesia Emas 2045. Artinya generasi saat ini harus dipersiapkan semaksimal mungkin,” terangnya.

Dia juga menambahkan, ke depan TIM 8-RJBBP, juga bakal melakukan percepatan. Artinya melakukan sosialisasi lebih gencar dan intens kepada masyarakat.

“Sudah ada beberapa hal yang kami siapkan untuk beberapa daerah,” tuturnya. (flo/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Hashim Djojohadikusomo menyebut Prabowo meyakini Indonesia tidak akan bisa menjadi negara maju dan sejahtera apabila anak-anaknya mengalami kecacatan.

Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News