Program Makan Siang Gratis untuk Cegah Stunting sudah Jadi Ide Prabowo sejak 2006

Program Makan Siang Gratis untuk Cegah Stunting sudah Jadi Ide Prabowo sejak 2006
Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Hashim Djojohadikusomo saat menghadiri Syukuran Markas Dewan Pimpinan Pusat Laskar Prabowo 08 di Kawasan Jakarta Selatan. Foto: dpp

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Hashim Djojohadikusomo mengatakan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto sangat bersemangat menjalankan program makan siang dan pembagian susu gratis. 

Menurutnya, program tersebut akan langsung dilaksanakan Prabowo apabila menang kontestasi Pilpres 2024.

"Dia agak gatel Prabowo ini. Karena dia mau mulai hari pertama dia menjabat sudah mau apa namanya ini program makan gratis dengan susu untuk semua anak-anak dan ibu hamil," kata Hashim saat menghadiri Syukuran Markas Dewan Pimpinan Pusat Laskar Prabowo 08 di Kawasan Jakarta Selatan, Jumat (5/1).

Dia menyadari program makan dan susu gratis ini banyak mendapat ejekan dan hinaan dari berbagai masyarakat padahal, program itu sudah dicanangkan Prabowo sejak 17 tahun lalu.

"Dia diejek, dia dihina (program) makanan gratis, uangnya dari mana. Ini program dia yang sudah dia rencanakan 17 tahun yang lalu, belum ada (Partai) Gerindra," ujar adik dari Prabowo itu.

Hashim mengungkapkan pernah dipanggil Prabowo untuk membahas masalah stunting di Indonesia pada 2006.

Saat itu, Prabowo prihatin karena 30 persen anak-anak di Indonesia mengalami stunting atau kekurangan gizi.

Untuk itu, Prabowo mencanangkan program makan siang serta susu gratis baik bagi anak-anak maupun ibu-ibu hamil.

Hashim Djojohadikusomo menyebut Prabowo meyakini Indonesia tidak akan bisa menjadi negara maju dan sejahtera apabila anak-anaknya mengalami kecacatan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News