PSSI Diminta Kaji Ulang Larangan Suporter Tandang di Liga 1

PSSI Diminta Kaji Ulang Larangan Suporter Tandang di Liga 1
Ilustrasi Liga 1. Foto: Liga Indonesia Baru

jpnn.com - Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali, meminta PSSI mengkaji ulang aturan tanpa penonton tandang pada BRI Liga 1 musim 2023/24. Pasalnya, masih banyak yang melanggar dan dapat membayar denda.

"Soal kebijakan penonton tidak boleh away, ini perlu dikaji ulang lagi karena ternyata masih banyak yang melanggar."

"Dan yang melanggar pada akhirnya bisa membayar denda yang diminta," kata Akmal.

Lebih lanjut, Akmal menyebut kebijakan tanpa penonton tandang takkan berdampak positif jika diteruskan.

Apalagi, tuan rumah juga terancam dikenai sanksi akibat adanya suporter tandang yang menyaksikan langsung pertandingan di stadion.

"Seperti kemarin, misalnya. Akhirnya, apa yang terjadi? Suporter Persib datang ke markas PSIS, dan PSIS  kena (sanksi)."

"Padahal, PSIS tidak mengundang. Akhirnya, kena sanksi denda. Jangan sampai kemudian ini dimanfaatkan hanya untuk memberi denda-denda kepada klub. Nah, ini kan enggak bagus," tuturnya.

Sebelumnya, laga PSIS vs Persib di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada pekan ke-9 Liga 1, Minggu (20/8/2023), diwarnai kerucihan antarsuporter.

PSSI diminta mengkaji ulang aturan tanpa penonton tandang pada BRI Liga 1 musim 2023/24

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News